Dalam memilih teman, pilihlah teman
yang bersih dalam arti tidak terkenal membuat onar atau mengacaukan
suasana. Hindari teman yang sering dimarahi oleh guru atau sering
dipanggil pihak sekolah. Hindari pula teman yang sombong dan suka pamer
secara terbuka. Pilihlah teman yang tidak merokok dan tidak minum
minuman keras. Pergaulan dengan rokok dan minuman keras rawan terhadap kenakalan remaja.
Dalam
memilih teman, penting untuk memperhatikan dengan siapa dia bergaul.
Jika dia bergaul dengan teman-teman yang terlihat baik maka hal ini
positif. Jangan memilih teman berdasarkan status. Lebih penting melihat
pada kepribadian dan ketulusannya. Teman yang tulus akan sangat
berharga dibandingkan dengan teman yang kaya tapi licik.
Menjaga
pergaulan dengan teman yang lebih pandai, lebih aktif dalam
bersosialisasi juga akan membawa dampak yang positif. Kita bisa
ketularan sisi positif dari mereka. Pergaulan dengan teman yang pandai
akan membantu kita untuk belajar bersama dan meningkatkan prestasi.
Jangan pernah merasa rendah diri selama tujuan kita berteman adalah
dengan niat yang baik.
Selain
itu, memilih teman yang kebetulan memiliki hobi yang sama dapat menjadi
nilai lebih. Misalnya teman bermain bola, teman membuat robot, teman
bermain musik dan sebagainya. Dengan demikian, kamu bisa mengembangkan
bakat dan berada pada lingkungan yang mendukung. Dalam pertemanan yang
semakin lama, kamu akan semakin mengenalnya dan jika dia memang
memberikan pengaruh yang baik maka kamu patut untuk mempertahankannya.
Home
Posting Komentar